Sabtu, 06 September 2014

ARIEL SHARON... DIKATAKAN MATI ENGGAK, HIDUP APALAGI...



Well... guys.. welCome back. selamat siang semua. yg cowo udah paDa shalat jum'at belUm? yang Cewek juga zuhuran nya jangan Lupa ya..oke Today, saiia Sherie akan berbagi cerita yang.. hmm... basi sih mungkin tapi banyak yang gak tau. ini tentang ARIEL SHARON bukan ARIEL NOAH ya.Siapa sih Ariel Sharon??. yuk lihat Foto nya..
nah Si Ariel Sharon ini merupakan MAntan PErdana menteri ISrael perioDE 2001-2006 sebelum EHUT OLMERT..kalau inget Kejadian pada 1982 tepatnya 18 september.. pasti tau deh kipRah pria setan satu ini.. yaitu PEMBANTAIAN SABRA dan SHATILA... apa itu Sabra dan shatila? kapan2 aja sher bahas..
Sebanyak 2.000 pengungsi warga Palestina di kamp Sabra dan Shatila, Lebanon, dibantai oleh kelompok milisi dibawah komando Menteri Pertahanan Israel (saat itu), Jenderal Ariel Sharon.
Dalam pembantaian itu, Sharon menggunakan bermacam cara untuk mengakhiri hidup warga Palestina di kamp pengungsian.
Dari penyelidikan tim independen, diketahui Sharon memerintahkan pembunuhan, penyembelihan, penindasan dan banyak cara lainnya.
Mulai dari anak-anak, wanita, remaja hingga orang tua dibunuh secara membabi buta.
Namun, di masa tuanya, Ariel Sharon kini tak ubahnya mayat hidup.
Mantan Perdana Menteri Israel periode 2001-2006 itu, mengalami koma selama 5 tahun dan kondisinya sangat menyedihkan.
Secara medis, Sharon sudah dinyatakan tidak mampu lagi bertahan hidup.
Anehnya, deteksi alat-alat medis yang menempel di tubuh Sharon masih mendeteksi degub jantung tukang jagal Sabra dan Shatila itu.
Pemerintah Israel sendiri malu untuk merilis dan mengungkap kondisi sebenarnya yang dialami Sharon, yang hingga kini masih dirawat di Sheba Medical Center, Tel Aviv, Israel.
Sebuah stasiun radio Israel, Senin (27/08) melaporkan Ariel Sharon yang berusia 82 tahun kondisi tubuhnya sudah sangat memprihatinkan.
Menurut laporan itu, berat badan Sharon kini hanya tinggal 15 kg saja, sejak dinyatakan koma lima tahun silam.
Dokter yang merawatnya di Sheba Medical Center, Tel Aviv, menyatakan kondisi Ariel Sharon akan terus koma sehingga umur 90 tahun.
Pembantaian itu dilakukan setelah pembunuhan dua hari sebelumnya terhadap presiden terpilih Bashir Gemayel, sekutu paling penting Israel di Lebanon, yang membuat para pendukungnya menyerukan pembalasan.
Pada Februari 1983, Ariel Sharon, dipaksa mengundurkan diri setelah sebuah komisi penyelidik yang dipimpin Ketua Mahkamah Agung Yitzhak Kahan menuduhnya ikut merencanakan pembantaian paling sadis dalam sejarah berdirinya Israel tersebut.
Beberapa kekejaman Ariel Sharon saat pembantaian di Kamp Sabra dan Shatila:
1. Sharon mengambil seorang bayi dari ibunya dan dilempar ke dinding.
2. Seorang gadis berusia 10 tahun digorok dengan kejam dan matanya diambil.
3. Sekumpulan keluarga, disuruh berbaris di depan rumah dan ditembak.
4. Wanita hamil, digorok dengan kaki terbuka luas, dan mengiris perut wanita hamil itu kemudian meninggalkan perempuan itu hingga mati bersama kandungannya.
5. dan masih banyak lagii.. yg ga usah di bahaS deh kekejambanan eh kekejaman nya,,,
juga membantai warga mesir dengan Membabi buta.. (babi kok bantai babi)Ya. Dialah yang memimpin para tentara untuk menyerang Sinai dan Lebanon dulu itu. Kejahatan-kejahatan macam pembunuhan, penyembelihan, penindasan dan bermacam macam lagi kekejaman tentera Israel Laknatullah saat itu berada di bawah arahannya, mantan perdana menteri Israel, Ariel Sharon.
Dan tahu kah sahabat sekalian bagaimana cerita hidup orang menjengkelkan yang kejamnya tak terbayangkan macam itu sekarang?
Nah, semoga menjadi ibrah, pun, membuat kita, kaum muslimin, semakin ghirah dalam taqwa, semakin mendekat dengan Sang Pencipta. Bukan justru menjadi bagian dari musuh-musuhNya, atau terlenakan oleh dunia dan seisinya.
Maka inilah petunjuk dari Allah tentang kekuasaanya yang tidak boleh ditandingi sesiapa:

Ariel Sharon: Still Alive, but Only just9
Ariel Sharon kini seumpama mayat hidup atau “Mumi hidup”, yang bernyawa tetapi “mati”
Sejak akhir tahun 2005 Sharon terkena serangan stroke. Enam tahun sudah berlalu, diberitakan kemudian, bahwa para doktor di Hospital Hadasa telah memasukkan Ariel Sharon (Mantan PM Israel yang Yahudi)ke ruang operasi untuk dilakukan pembedahan. Ia memiliki luka membusuk dan tidak sedarkan diri selama beberapa minggu. Operasi tersebut dilakukan untuk menyambung bagian-bagian ususnya yang telah membusuk dan telah menyebar ke bahagian tubuh lain. Penyumbatan yang terjadi di otaknya menyebabkan kerusakan di sekujur tubuh.
Finally, Allah Subhanahu Wata’ala memperlihatkan kepada kita keadaan thaghut yang suka menumpahkan darah ini dengan ayat-ayat Allah Subhanahu Wata’ala yang agung: “Jasad Sharon membusuk sedangkan ia masih hidup”.
Benarlah firman Allah SubhanahuWata’ala :”Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di segenap ufuk dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelaslah bagi mereka bahwa al-Qur’an itu benar “(Fushilat:53)
Demikianlah, mereka (para dokter) akan mengamputasi anggota tubuhnya(yang membusuk) satu per satu hingga terakhir, sedangkan ia masih hidup.
Ariel Sharon lumpuh di seluruh tubuhnya dan tidak bisa menggerakkannya walaupun hanya menggerakkan mata. Dia telah mengalami koma yang menahun,dan dokter-dokter mengatakan dia akan terus koma sehingga umur 90 tahun dan tidak mati.
Dan dikatakan pula, bahwa berat Ariel Sharon semakin menyusut. Beratnya sekarang cuma kira-kira 15 Kilogram. Jika itu benar, maka itu pula satu siksaan yang nyata dan pedihnya di dunia.
Demikianlah, kita saksikan keadaan musuh Allah Subhanahu Wata’ala dan musuh Islam yang gemar menumpahkan darah. Begitulah siksa dunia yang Allah tunjukkan. Belum lagi siksa akhirat.
Mahasuci Allah, semoga Allah senantiasa menjaga kita, menjauhkan kita dari perkara-perkara yang demikian. Mungkin karena kekejaman-kekejaman, kejahatan, kedzaliman yang ia perbuat, ia menerima balasan yang hampir serupa dengan Kamal Atartuk satu masa dulu.
Wallahua’lam bishshowab._________________________________________________________________________ Terima kasih atas nama SHERIE

mau muat foto kekejaman dia tapi seyemmbb... SEBARIN YA


================================================

Ariel Sharon, Buldozer yang Congkak Lagi Kejam



Bekas perdana menteri Israel Ariel Sharon dikabarkan telah mati pada Jumat, 2 Agustus 2013 kemarin. Di muka bumi ini siapa yang tak kenal sang jagal Ariel Sharon dari Israel ini. Saat memerintah ia banyak  melakukan  kerusakan dan kezaliman di atas bumi Palestina. Pembunuhan, penyembelihan, penindasan dan bermacam macam lagi kekejaman tentera Israel laknatullah di bawah pimpinan sang jagal ini. 


Sepanjang sejarah upaya Zionis Yahudi mewujudkan ‘Eretz Yisrael’ di atas tanah kaum Muslimin Palestina, Ariel Sharon termasuk salah satu tokoh yang “tidak ada matinya.” Ia kerap muncul di setiap sejarah penting Israel.


Sharon dilahirkan di Kfar Maalal, sebuah daerah pertanian di Palestina bagian barat, pada 1928. Wilayah itu dulu di bawah penjajahan Inggris. Keluarga orang tuanya adalah imigran dari Rusia, pendukung kuat Zionis Israel. Dalam otobiografinya disebutkan, nama kecil Sharon adalah ‘Buldozer’.


Pada masa kanak-kanak ia telah bergabung dengan gerakan pemuda Zionis. Saat remaja belasan tahun ia menjadi anggota paramiliter Zionis. Sharon bergabung dalam dinas militer Israel sebelum genap usia 20 tahun dan ditunjuk menjadi komandan pleton. Ia ikut perang pertama antara pasukan Zionis dengan Arab tahun 1948.


Saat berkarir di militer maupun politik, Sharon dikenal sebagai seorang ‘hawkish‘. Seseorang yang tidak sungkan menggunakan kekerasan dan kekuatan bersenjata untuk menghajar semua lawannya.


Namun di kemiliteran, ia paling dikenal dengan aksinya dalam Perang Arab-Israel pada 1967 dan peperangan Yom Kippur Oktober 1973. Ia salah satu komandan pasukan Zionis yang berhasil meraih kemenangan dari pasukan Arab dalam waktu singkat.


Keberhasilannya itu menjadi salah satu legasi Sharon, yang hingga kini terus diajarkan dan ditularkan kepada para kadet angkatan bersenjata Israel.


Di dunia politik, ia mendirikan Partai Likud pada tahun 1973, yang hingga kini dikenal sebagai partai paling kejam dan keras terhadap rakyat Palestina. Lawan-lawan politiknya di Israel pun mengakui ke-hawkish-annya.


Setelah keluar dari Likud, ia membentuk Partai Kadima pada akhir 2005. Partai ini juga mendapat warisan sifat keras dari Sharon. Salah satunya bisa dilihat dari sepak terjang Tzipi Livni. Meskipun perempuan, pemimpin Kadima itu adalah otak dan pengambil keputusan penting saat pasukan Zionis Israel menyerang Jalur Gaza akhir 2008 hingga pertengahan Januari 2009, yang dikenal dengan Operation Cast Lead.


Tidak kurang dari 1.500 orang –kebanyakan anak kecil, wanita dan orangtua– menjadi korban tewas dalam serangan 22 hari tersebut. Serangan pasukan udara, darat dan laut Israel itu baru dihentikan hanya satu hari sebelum Amerika Serikat melantik Presiden Barack Obama.


Dalam urusan pemukiman Yahudi, Sharon yang pernah menjabat sebagai Menteri Perumahan dan Pembangunan Israel tahun 1990-1992 dan Menteri Infrastruktur Nasional Israel tahun 1996-1999, tidak mengenal kata ilegal dalam kamusnya.


Semua pemukiman Yahudi yang dibangun, termasuk dengan cara merampas tanah milik warga Palestina, adalah sah.


“Setiap orang harus bergerak, lari dan ambillah sebanyak mungkin puncak bukit sebisanya, untuk memperluas pemukiman (Yahudi). Sebab, semua yang kita bisa ambil akan tetap menjadi milik kita… Apa saja yang tidak bisa kita ambil, akan jatuh ke tangan mereka,” Kutipan perkata Sharon, saat berbicara di hadapan militan dari kelompok ekstrim sayap kanan Partai Tsomet, ketika menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, 15 Nopember 1998.

Korban Pembantaian Sabra-Shatilla terjadi pada 16–18 September 1982.
Congkak dan Kejam Kecongkakan Sharon dan kebenciannya terhadap orang Arab dan Palestina sudah mendarah-daging dalam dirinya sejak dulu.

Dalam wawancaranya dengan Jenderal Ouze Merham pada 1956, Sharon berkata:


“Saya tidak tahu ada yang namanya prinsip-prinsip internasional. Saya bersumpah, akan saya bakar setiap anak yang dilahirkan di daerah ini. Perempuan dan anak-anak Palestina lebih berbahaya dibandingkan para pria dewasa, sebab keberadaan anak-anak Palestina menunjukkan bahwa generasi itu akan berlanjut. … Saya bersumpah, jika saya sebagai seorang Israel bertemu dengan seorang Palestina, maka saya akan bakar dia. Dan saya akan membuatnya menderita sebelum membunuhnya. Dengan satu pukulan saya pernah membunuh 750 orang Palestina (di Rafah tahun 1956). Saya ingin menyemangati prajurit saya agar memperkosa gadis-gadis Arab, karena perempuan Palestina adalah budak untuk Yahudi dan kami dapat berbuat apa saja yang kami inginkan kepadanya. Tidak ada yang boleh menyuruh kami apa yang harus kami lakukan, justru kami yang memerintah mereka apa yang harus mereka lakukan.”


Bicara tentang kekejaman Sharon dalam sejarah Zionis Israel, tidak akan lepas dari peristiwa pembantaian warga Palestina di pengungsian Sabra-Shatilla dan invasi pasukan Israel ke Beirut, Libanon, pada 1982 saat Sharon menjabat Menteri Pertahanan.


Dr. Ang Swee Chai, seorang perempuan warga China Kristen, yang dibesarkan dengan nilai-nilai anti-Islam dan Arab, serta mendukung penuh Yahudi dan Israel, bercerita cukup lengkap tentang kekejaman Israel di Sabra-Shatilla dalam bukunya “From Beirut to Jerussalem“. Pembantaian Sabra-Shatilla terjadi pada September 1982, hanya beberapa hari setelah para pejuang Palestina menyerahkan senjata mereka dibawah perjanjian damai internasional. Mereka kemudian dideportasi dari Beirut, meninggalkan keluarganya ke perlindungan pasukan perdamaian internasional. Pasukan Israel kemudian menginvasi Beirut. Tidak kurang dari 3.000 wanita dan anak-anak yang tidak berdaya dikumpulkan di kamp pengungsian Sabra-Shatilla. Kemudian secara sistematis mereka dibantai begitu saja.


Pendudukan Beirut oleh pasukan Zionis berlangsung selama 70 hari. Lebih dari 30.000 orang kehilangan nyawanya. Pasukan Zionis menyerang secara membabi-buta. Makanan, air dan listrik seketika lenyap. Lebih dari 500.000 orang dipaksa meninggalkan rumahnya.

     
Berdasarkan perhitungan tentara Israel IDF, mereka menggunakan tidak kurang dari 960 ton amunisi untuk menghancurkan kota Beirut. Dalam serangan ke Libanon tersebut, untuk pertama kalinya Israel menguji cobakan senjata baru, yaitu bom fosfor dan bom vakum.


Korban Bom Fosfor oleh Zionist-Israel di Gaza 2008-2009
Jika seseorang terkena bom fosfor maka tubuhnya akan terbakar selama beberapa hari. Apabila tubuhnya disiram air, maka pembakarannya akan bertambah parah dan berlangsung lebih lama.

Bom vakum tidak kalah mengerikan. Bom itu terbuat dari TNT yang berkekuatan besar. Jika dijatuhkan ke sebuah gedung, maka bangunan itu akan tersedot ke bawah, rontok menjadi puing. Ang Swee Chai melihat sebuah bangunan 11 lantai mengubur hidup-hidup sekitar 200 orang di Beirut.


Saat menjelaskan latar belakang dari penciptaan karya instalasinya yang berjudul “Ariel Sharon”, Noam Braslavsky mengatakan kepada BBC, “Pria ini bukan seorang laki-laki biasa. Dia punya pengaruh yang sangat besar atas kehidupan dari semua orang yang tinggal di negeri ini (Palestina-Israel).”


Sharon telah mati. Setelah menderita koma selama tujuh tahun akibat stroke, kini dia akan dihadapkan kepada siksaan Tuhan yang Menciptakan alam semesta ini, Allah Swt, atas segala 'amal' kejam dan zalimnya di dunia.


red: abu faza

sumber:jelajahunik



Ahed Tamimi, Mujahidah Cilik dari Palestina

ahed_tamimi
Siapa yang berani membentak Penjajah tentara Israel? Apalagi sambil mengacungkan kepalan tangan kearah muka mereka dengan jarak dekat? Seorang anak perempuan Palestina telah berani melakukannya, dan secara berulang-ulang juga kepada tentara Penjajah Israel lainnya.
ahed_tamimi
Bocah perempuan itu bernama Ahed Tamimi itu pernah menjadi sorotan dunia  karena berani menentang tentara Israel yang sedang melakukan kekerasan kepada ibunya.
ahed_tamimi_2
Aksi bocah pemberani itu diabadikan oleh kamera wartawan dan beredar di media internasional.
ahed_tamimi_5
Sebelumnya, media-media internasional telah mempublikasikan gambar bocah perempuan Palestina ini, yang menantang tentara Israel dengan tinjunya dalam sebuah aksi damai yang digelar di dekat desa Nabi Salah kota Ramallah pada Agustus 2012 lalu, namun baru banyak beredar kini karena berbagai alasan politik. (Al Yawm / ISNA / Al Qods)
ahed_tamimi_7

ahed_tamimi_4
ahed_tamimi_13
Walaupun harus menangis disaat Tentara Penjajah Israel Memelintir tangannya, saat melindungi ibunya pada saat demonstrasi berlangsung.
ahed_tamimi_10
Bersama anak-anak Palestina pemberani lainnya pada demonstrasi di dekat desa Nabi Salah kota Ramallah.
Berkat keberaniannya melawan tentara Israel ini, bocah perempuan Palestina tersebut lalu diundang ke Turki, Senin (24/12/12), untuk menerima penghargaan berupa Piala Handzalah “Sang Pemberani” dari Pemerintah Turki.
Makan Malam bersama Perdana Menteri Edrogan dan Istrinya di Turki
“Sesungguhnya orang kafir itu merencanakan tipu daya yang jahat dengan sebenar-benarnya. Dan Akupun membuat rencana (pula) dengan sebenar-benarnya. Karena itu beri tangguhlah orang-orang kafir itu, yaitu beri tangguhlah mereka barang sebentar.”(Qur’an Surah Ath-Thaariq 86 : 15-17)

sumber: http://daulahislam.com/in-focus/ahed-tamimi-mujahidah-cilik-dari-palestina.html