Kamis, 31 Juli 2014

Roket Hamas vs Iron Dome Israel

 
Roket M 302
Roket M 302
M-302, adalah roket andalan militan Hamas yang menjadi buah bibir para analis Israel dan Amerika Serikat. Sebab, roket jenis ini menghujani wilayah Israel setiap 10 menit selama Israel menginvasi Jalur Gaza dalam empat hari terakhir.
Para analis itu bertanya-tanya, bagaimana bisa militan Gaza mampu membuat roket yang bisa menjangkau wilayah Israel dalam jumlah besar. Padahal, kondisi ekonomi Palestina sedang sakit sejak Israel memblokade Jalur Gaza beberapa tahun lalu.
Israel selama ini gencar menuduh Hamas menerima pasokan roket seperti itu dari Suriah dan Iran. Tentara Pertahanan Israel (IDF) mencatat, roket M-302 Hamas ditembakkan ke wilayah Israel setiap 10 menit. Bahkan dalam 72 jam, sudah 400 roket ditembakkan. Data itu mengacu dari keberhasilan sistem pencegat rudal Israel, Iron Dome, yang 90 persen berhasil menangkis roket Hamas.
Iron Dome menjadi andalan Israel, sejak Hamas menguasai Jalur Gaza tahun 2007. Menurut IDF, Hamas memiliki gudang dengan 10 ribu bahan mentah untuk pembuatan roket, yang salah satunya bertipe M-302.
image
Diproduksi China
Menurut IB Times, pada Kamis (10/7/2014), roket M-302 pertama kali dikembangkan oleh militer Suriah. Namun, roket jenis itu kini sudah biasa digunakan kelompok Hizbullah dan Hamas, serta pasukan loyalis Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Sejak Hamas memperoleh roket M-302, Israel dibuat repot berkali-kali. Hamas setidaknya telah berhasil menembakan roket jenis itu ke wilayah pesirir Hadera , sekitar 30 km dari Tel Aviv atau 70 km dari Jalur Gaza.
Meski Israel meragukan kemampuan Hamas untuk memproduksi roket M-302, namun analis AS justru percaya dengan kemampuan Hamas. ”Hamas mampu memproduksi roket secara mandiri,” kata Patrick Megahan, analis untuk Pertahanan dan Demokrasi yang berbasis di AS, kepada NBC.
“Setelah kita melihat semuanya, kelompok pemberontak di Suriah juga memproduksi beberapa roket tanpa bantuan dari luar negeri. Apakah Iran dan Suriah menawarkan bantuan berupa bahan yang diproduksi secara massal, itu sulit dilakukan di Gaza di mana bahan-bahan terbatas,” ujar Patrick.
Para pemimpin Hamas telah menegaskan bahwa senjata mereka dibuat sendiri dan tidak dijual di tempat lain. Namun, sumber lain menyatakan, roket M-302 tidak hanya diproduksi Suriah, dan Hamas. China juga memproduksi dengan nama Weishi-2 (WS-2).
”Ini dibuat di bawah lisensi dari China,” kata Tal Inbar, analis Israel kepada NBC. Militer Israel mengakui roket M-302 merupakan model roket hebat.” Yang paling canggih, yang bisa menyerang dengan jarak lebih dari 100 mil, dan jika itu digunakan di Gaza maka warga Israel di bawah ancaman,” kata juru bicara militer Israel, Letnan Kolonel Peter Lerner.
image
Irone Dome
Untuk menangkis serangan serangan roket Hamas, Israel terus meningkatkan kemampuan iron dome. Jika pada konflik tahun 2006 dinyatakan keakuratan iron dome 70 persen, maka kini meningkat menjadi 90 persen bisa mencegat roket Hamas di udara.
Irone Dome dilengkapi perisai elektronik dan hulu ledak khusus yang mampu mendeteksi dan menghancurkan target dalam waktu beberapa detik. Amerika Serikat ikut berperan dalam mengembangkan teknologi Iron Dome yang mahapenting bagi keamanan Israel ini. AS menggelontorkan US$ 235 juta untuk mendanai penelitian dan membuat senjata pelindung itu.
Sistem ini merupakan sistem pertahanan anti-rudal untuk mencegat roket Hamas yang menarget Tel Aviv dan Yerusalem -dua kota terbesar Israel.
Iron Dome Israel
Iron Dome Israel
Menurut CNN, sistem ini bekerja dengan pertama-tama mengidentifikasi rudal masuk dan kemudian menentukan apakah jangkauan dan arah mereka mengancam daerah padat penduduk, seperti sebuah kota. Jika rudal yang masuk dianggap merupakan ancaman, operator Iron Dome meluncurkan kontra-rudal. Rudal ini akan menghancurkan rudal musuh di udara.
Departemen Pertahanan Israel (IDF) mengatakan sistem ini telah mencegat 56 roket yang ditembakkan dari Gaza dengan sasaran Yerusalem, Tel Aviv, Asdod, Askelon, Kiryat Gat, dan di tempat lain. Menurut IDF, lebih dari 250 roket telah ditembakkan dari Gaza.
IDF menyatakan Israel menggunakan sistem Iron Dome hanya terhadap roket yang meluncur ke daerah-daerah berpenduduk. Jika tampaknya menuju sebuah lapangan kosong, Iron Dome tidak diaktifkan. “Sistem ini merupakan inti dari strategi pertahanan Israel,” tulis CNN.
Ada dua pekerjaan utama sistem ini, yakni mengidentifikasi target dan peluncur rudal portabel akan menembakkan anti-rudal untuk meledakkan rudal Hamas di udara. Sistem ini mudah diangkut, dengan hanya beberapa jam saja untuk merelokasi dan mengaturnya.
Rudal Iron Dome memiliki panjang 3-10 meter dengan diameter 15 sentimeter dan berat 90 kilogram, tulis analisis keamanan IHS Jane pada 2012. Hulu ledak diyakini membawa 11-24 kilogram bahan peledak. Jangkauannya mulai 4 kilometer sampai 70 kilometer.
Israel mulai mengembangkan sistem ini pada 2007. Setelah serangkaian tes penerbangan tahun 2008 dan 2009, alat ini pertama dioperasikan pada 2011. Seperti dikutip IHS Jane, Angkatan Udara Israel melaporkan tingkat keberhasilan sistem ini mencapai 70 persen pada 2011.
image
Apakah Amerika Serikat terlibat dalam Iron Dome? Ya, tulis ABC News. Pengembangan awalnya dilakukan oleh perusahaan teknologi pertahanan Israel, Rafael. Namun sistem ini disponsori AS. Menurut Congressional Research Service, pada 2014 negara adidaya itu memberikan US$ 235 juta untuk penelitian Iron Dome, termasuk pengembangan dan produksi.
IHS Jane menyatakan pembuatan satu unit Iron Dome menelan biaya US$ 50 juta. Sedangkan sebuah rudal, menutur pejabat Israel, dihargai US$ 62 ribu.
“Ini adalah program yang dirancang untuk memberikan keamanan dan keselamatan bagi keluarga Israel,” ujar Presiden AS Barack Obama mengomentari alat ini. The Jerusalem Post melaporkan, negara-negara lain telah menyatakan minatnya untuk membeli sistem ini, termasuk AS, Korea Selatan, dan beberapa negara anggota NATO di Eropa

sumber: http://jakartagreater.com/roket-hamas-vs-iron-dome-israel/

Al-Qassam, Sayap Militer Hamas

Salah satu pihak penting dalam konflik antara Israel dengan Hamas adalah sayap militer yang dimiliki oleh Hamas, Brigade al-Qassam. Kelompok militer tersebut dianggap banyak pihak sebagai faksi militer terkuat yang ada di Gaza.
Nama al-Qassam sendiri diambil dari nama pejuang Suriah yang melakukan perlawanan terhadap pendudukan Inggris di wilayah Palestina pada tahun 1935. Aksi pertama dari al-Qassam dimulai di tahun 1992, saat itu mereka melakukan pembunuhan terhadap seorang Rabi di wilayah Kfar Darom, Jalur Gaza.
Awalnya aktivitas perlawanan al-Qassam lebih banyak dijalankan dengan cara melakukan aksi bom bunuh diri. Namun aksi tersebut terhenti setelah ahli bom yang dmiliki kelompok tersebut, Yahya Ayyash, berhasil dibunuh oleh pihak Israel pada tahun 1996. Al-Qassam kemudian mengembangkan aksinya dengan juga meluncurkan serangan-serangan roket ke wilayah Israel.
Al-Qassam mulai melancarkan aktivitas serangan roket pada tahun 2000. Pemimpin kelompok tersebut pada saat itu, Mohammed Deif, mengembangkan produksi roket untuk digunakan oleh al-Qassam.
Deif juga mengatur penyelundupan roket-roket untuk al-Qassam dari luar wilayah Gaza. Upaya pengumpulan roket tersebut diteruskan oleh pemimpin al-Qassam selanjutnya, Ahmed al-Jabari.
Pada masa kepemimpinan Jabari banyak pihak menyatakan, al-Qassam mengalami perkembangan yang pesat. Jabari menjalankan pelatihan moderen untuk tentara-tentara yang direkrut oleh al-Qassam. Jabari juga berhasil membuat jaringan dengan negara-negara seperti Iran, Sudan, dan Suriah. Jaringan tersebut membuat al-Qassam lebih mudah mendapatakan bantuan baik militer maupun finansial.
Saat ini al-Qassam diperkirakan sedang berada dalam kondisi limbung setelah Jabari terbunuh oleh serangan udara Israel yang dilancarkan Rabu 14 November lalu. Namun beberapa pengamat menilai al-Qassam akan dengan cepat menemukan pengganti Jabari.
“Al-Qassam selalu bergerak dalam kelompok-kelompok kecil. Jadi apabila ada satu pemimpin yang terbunuh pemimpin,  dari kelompok lainnya dapat cepat menggantikan,” ujar seorang penulis buku konflik Palestina, Jonathan Schanzer, seperti dikutip The New York Times, Senin (19/11/2012).
Selama kepemimpinan Jabari, al-Qassam diketahui membagi organisasinya ke dalam enam kelompok yang membawahi enam area berbeda di Gaza. Setiap kelompok tersebut memiliki pemimpinnya sendiri-sendiri yang melapor kepada Jabari sebagai pemimpin tertinggi. Kelompok-kelompok tersebut memiliki sistem logistiknya sendiri sehingga dapat bekerja secara terpisah.
“Brigade Izzudin Al Qassam” adalah cabang bersenjata Gerakan Perlawanan Islam (Hamas). Bahasa, dalam bahasa Arab “Iz” berarti dukungan, kepatuhan, atau kebanggaan, dan “Din” berarti agama. Al-Qassam dapat diterjemahkan ke sebagai pembagi. Secara historis, Izzudin Al Qassam adalah nama pelopor seorang mujahid yang mati syahid pada tahun 1935 di dekat Jenin. Al-Qassam dilahirkan di Suriah dan diusir ke Palestina untuk melawan pendudukan Perancis di Suriah dan Lebanon. Di Palestina, ia melanjutkan perjuangannya melawan pendudukan Inggris yang telah berjanji untuk membuat negara untuk orang Yahudi sebuah tanah air dengan mengorbankan penduduk.
Latar Belakang:
Pada tahun 1984 Syekh Ahmad Yassin, Dr Ibrahim Al-Maqadema, Sheikh Salah Shehada dan ikhwah lain mulai mempersiapkan pembentukan organisasi bersenjata untuk melawan pendudukan. Berkonsentrasi pada usaha mereka mendapatkan senjata untuk aktivitas perlawanan di masa depan. Namun, anggota kelompok itu ditangkap dan senjata disita. Pada saat itu, kelompok ini tidak beroperasi atas nama Hamas atau Al-Qassam Brigade.
Pada tahun 1986 Sheikh Salah Shehada membentuk jaringan sel-sel perlawanan yang disebut “Al Mujahidin Al Filistin” (para pejuang Palestina). Jaringan ditargetkan pendudukan tentara Zionis dan pengkhianat. Jaringan ini terus bekerja sampai 1989; dan operasi mereka yang paling terkenal adalah penculikan dua tentara pendudukan: Ilan Sadoon dan Avi Sasbortas. Selain itu, Hamas (resmi didirikan pada tanggal 14 Desember 1987) dibentuk jaringan serupa lainnya, seperti “Brigade Abdullah Azzam” dan “Majd,” menjadi yang terakhir cabang keamanan terhadap pengkhianat.
Pada pertengahan 1991, Brigade Izzudin Al Qassam dikenal sebagai cabang bersenjata Hamas.
Misi:
Brigade Izzudin Al Qassam didirikan di tengah-tengah Intifadah Palestina (1987-1994) melawan pendudukan Zionis. Didirikan pada puncak pendudukan dan penindasan terhadap perlawanan bersenjata populer, EQB menganggap usahanya sebagai bagian dari gerakan perlawanan terhadap pendudukan Zionis di tanah Palestina, yang telah berlangsung sejak pendudukan Inggris. Dalam terang pemahaman ini, EQB bertujuan: “Untuk memberikan kontribusi dalam upaya membebaskan Palestina dan mengembalikan hak-hak rakyat Palestina di bawah ajaran Islam suci Al-Qur’an, Sunnah Nabi Muhammad SAW dan perihidup para penguasa Muslim dan ulama terkenal karena kesalehan dan dedikasi.”
Brigade Izzudin Al Qassam bekerja untuk:
· Menimbulkan semangat Jihad (perlawanan) di antara orang Palestina, Arab dan Muslim;
· Mempertahankan Palestina dan tanah mereka melawan pendudukan Zionis dan agresinya;
· Memerdekakan Palestina dan tanah dirampas oleh pasukan pendudukan dan pemukim Zionis.
Anggota dan organisasi:
Jumlah Brigade Izzudin Al Qassam anggota hanya diketahui pimpinan Brigade, yang mengadopsi prinsip kerahasiaan dalam organisasi dan rekrutmen.
Organisasi Brigade Izzudin Al Qassam adalah jaringan sel-sel khusus operasi di seluruh Jalur Gaza dan Tepi Barat. Sel-sel bekerja secara independen satu sama lain di bawah petunjuk dari kepemimpinan Brigade. Merekrut diwajibkan untuk memenuhi persyaratan kesalehan moral, integritas, dan keteguhan serta persyaratan fisik dan pendidikan untuk tugas yang akan diberikan kepada mereka.
Sejak Brigade Izzudin Al Qassam bergerak dalam jangka panjang, pertempuran tanpa henti melawan pendudukan tentara dan cabang keamanan, menghadapi berbagai tindakan tegas dan berkesinambungan dengan keamanan pekerjaan dan mesin militer. Ratusan anggota Brigade Izzudin Al Qassam telah terbunuh atau dipenjara. Selain itu, Otorita Palestina retak di atas Brigade from 1995-2000 dan menangkap ratusan anggota dan komandan.
Lebih dari delapan ratus anggota telah mati syahid sejak meletusnya Intifadah Al-Aqsa pada September 2000.
Hambatan & Prestasi:
Palestina menghadapi banyak kesulitan dan hambatan dalam perjuangan mereka menuju kebebasan.pendudukan Keamanan dan mesin militer adalah contoh utama terorisme yang disponsori negara terhadap rakyat Palestina. Untuk mencapai kebijakan ilegal mereka, pasukan pendudukan menggunakan konsep hukuman kilektif,  penyiksaan, blokade, pembunuhan, dan penggunaan kekuatan yang tidak terkendali.Selain itu, mereka menggunakan tekanan, intimidasi dan intimidasi sebagai taktik untuk merekrut dan membujuk para pengkhianat dari kalangan rakyat Palestina, sebagai mata-mata bagi mereka terhadap pejuang. Kendala lain adalah kebutuhan yang dibutuhkan untuk melakukan perlawanan dan melawan pendudukan serta membela rakyat dan negara.
Brigade Izzudin Al Qassam telah bekerja sangat keras selama beberapa tahun terakhir untuk counter teroris kebijakan pendudukan. Dan di banyak kasus, Brigade Izzudin Al Qassam mencatat kemenangan mengejutkan terhadap sasaran-sasaran militer yang sangat tertutup dan terlindungi.
Dihadapkan dengan mesin militer dan keamanan negara adikuasa regional, Brigade Izzudin Al Qassam mengandalkan dukungan Allah SWT selama perjuangan. Setelah itu, kekuatan Brigade berasal dari keyakinan yang kuat dalam menuntut keadilan bagi Palestina, dan keyakinan bahwa pengorbanan akan mengalahkan arogansi agresor.
Melalui tekad, dedikasi, dan kecerdasan dalam memanfaatkan kelemahan pendudukan, komando tentara pendudukan memutuskan untuk menarik diri dari dalam Jalur Gaza, dan untuk mempertahankan pendudukan melalui kontrol perbatasan dan wilayah udara dan batas maritim.
Demikianlah, Brigade Izzudin Al Qassam yakin bahwa selesainya pembebasan Gaza akan terpenuhi, dan bahwa pembebasan tanah Palestina akan terwujud.

sumber: http://duniamatapena.wordpress.com/2012/11/19/al-qassam-sayap-militer-hamas/

AS Pasok Amunisi Baru Israel

 
idf2
Washington — Amerika Serikat (AS), Rabu (30/7/2014), memastikan, pihaknya telah memasok lagi persediaan amunisi buat Israel. Kepastian tersebut terungkap beberapa jam setelah AS mengeluarkan kecaman keras atas serangan Israel terhadap sebuah sekolah PBB di Gaza.
Militer Israel meminta tambahan amunisi guna mengisi kembali persediaannya yang berkurang pada 20 Juli, kata Pentagon. Departemen Pertahanan AS menyetujui penjualan itu tiga hari kemudian.
“Amerika Serikat punya komitmen terhadap keamanan Israel, dan sangat penting bagi kepentingan nasional AS untuk membantu Israel mengembangkan dan mempertahankan kemampuan pertahanan diri yang kuat dan siaga,” kata Juru Bicara Pentagon, Laksamana John Kirby, dalam sebuah pernyataan. “Penjualan (alat-alat) pertahanan itu konsisten dengan tujuan tersebut.”
Persediaan Amunisi Cadangan Perang Israel (WRSA-I) diperkirakan bernilai satu miliar dollar AS.
Keputusan memberikan amunisi kepada Israel bisa menyulut kontroversi. Keputusan itu terungkap beberapa saat setelah Washington menyatakan kekhawatiran tentang kematian lebih dari 1.300 warga Palestina, kebanyakan warga sipil, sejak operasi militer Israel di Gaza dimulai pada 8 Juli.
Kirby mengatakan, Kepala Pentagon Chuck Hagel telah mengemukakan kepada Israel bahwa Amerika Serikat prihatin dengan konsekuensi mematikan dari konflik yang sedang berlangsung itu, dan menyerukan gencatan senjata serta mengakhiri permusuhan. Dalam sebuah percakapan telepon dengan Menteri Pertahanan Israel Moshe Yaalon, Hagel menyatakan “keprihatinan Amerika Serikat terkait meningkatnya jumlah kematian warga sipil Palestina dan hilangnya nyawa warga Israel, serta situasi kemanusiaan yang memburuk di Gaza.”
Hagel “menekankan perlunya gencatan senjata kemanusiaan yang mengakhiri permusuhan dan mengarah ke penghentian permanen permusuhan,” tambah Kirby. AFP (Kompas.com)

sumber: http://jakartagreater.com/pasok-amunisi-baru-israel/

Selasa, 29 Juli 2014

Takut Mati, Tentara Israel Rela Pakai Pembalut

Tentara Israel bersiap untuk naik ke kendaraan lapis baja saat hendak masuk ke Gaza
Tentara Israel bersiap untuk naik ke kendaraan lapis baja saat hendak masuk ke Gaza
 
Ahli medis Indonesia yang kerap memasuki Gaza, Dr Joserizal Jurnalis mengatakan, tentara Israel merasakan takut yang luar biasa ketika memasuki Gaza. Karena itu, mereka memasuki Gaza dengan Tank Merkava.
Mereka pun tidak berani keluar dari tank dan menghabiskan berhari-hari di dalam sana. "Mereka menahan kencing dan BAB dengan menggunakan pembalut," papar Jose menceritakan pengalamannya ke Gaza pada 2009.
Sementara di luar tank, katanya, pasukan elite Palestina, Brigade Izzuddin al-Qassam, menyebar. Bermodalkan senjata AK-47, mereka mengintai pasukan Israel.
Ia menjelaskan, mereka menahan lapar dan haus dengan berpuasa. Sesekali mereka berzikir sambil tetap melakukan pengintaian. Pada saat kap tank terbuka, mereka masuk dan melakukan menyerbu dan mengalahkan pasukan Israel.
Aksi yang sama diprediksi akan terulang kembali jika Israel melakukan serangan darat. Brigade Izzuddin al-Qassam selalu menyerukan Gaza akan menjadi neraka bagi Israel.

sumber: http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/14/07/17/n8u8f4-israel-serang-stasiun-radio-gaza

Tentara Israel yang Pengecut Dipecat Karena Takut masuk Gaza

Beredar kabar yang menjadi hiburan bagi dunia internasional, dimana pihak militer Israel telah melakukan pemecatan dan penonaktifan serdadu Israel yang takut masuk wilayah Gaza. Ketakutan pasukan Israel masuk Gaza diduga karena banyaknya pasukannya yang tewas, dan sebagian besar dari mereka tidak siap jika harus mati dalam perang.
Kabar dan Gambar Tentara Israel yang menangis diduga karena takut perang

Seperti dirilis dari Info Palestina yang menyampaikan bahwa, Sumber media zionis mengungkap langkah pemecatan yang diambil militer zionis terhadap puluhan serdadu mereka setelah menolak naik kendaraan militer memasuki Gaza, takut menjadi sasaran serangan pihak perlawanan Palestina.
TV10 Israel, Rabu (23/7) menyatakan, pimpinan militer terpaksa memecat puluhan serdadu zionis dan menonaktifkan mereka dari wajib militer, disebabkan penolakan mereka untuk masuk ke Gaza, takut dibunuh atau diculik oleh perlawanan Palestina.
Sebelumnya 6 serdadu zionis dari brigade Gholani tewas di dalam kendaraan militer setelah diserang pihak perlawanan Al-Qassam, Sabtu lalu di kawasan Timur Tuffah, Gaza Timur.
Sumber Israel menyebutkan, kendaraan lapis baja jenis M113 yang telah lama digunakan mulai masuk ke Gaza, namun kendaraan ini tidak aman jika diserang dengan roket jenis RPG terbaru, namun masih tetap digunakan sampai saat ini dalam serangan darat yang dilancarkan militer zionis ke Gaza. Kabar ini yang berhasil Silontong rangkum.
Kejadian ini tentu menjadi rangkaian bukti dan fakta bahwa tentara Israel memang penakut. Hal ini berbeda dengan Pejuang Palestina yang selalu siap untuk berperang kapan pun juga.

sumber: http://silontong.com/2014/07/24/tentara-israel-yang-pengecut-dipecat-karena-takut-masuk-gaza/

Riset: Ribuan Muslim Jadi Tentara Israel (Pengkhianat)

Tentara Israel di Yerusalem
Tentara Israel di Yerusalem
Hasil penelitian Pusat Penelitian Politik dan Strategi “Javi” di Universitas Barailan, Tel Aviv, merilis data yang cukup mengejutkan. Hasil penelitian tersebut menyebutkan adanya warga muslim di internal pasukan Israel sejak berdirinya negara ini pada tahun 1948.
Pasukan Israel yang berasal dari warga Arab sudah ada sejak berdirinya Israel. Mereka memanfaatkan warga Arab dalam pos keamanan yang saat itu diterima di sejumlah pemukiman Israel.

Salah satu pimpinan Arab di pasukan Israel adalah jenderal Yusuf Tarumbaldur. Dia saat itu menjadi simbol pengorbanan membela negara untuk memperlihatkan loyalitasnya kepada negara Israel.

Penelitian menyebutkan tentara dan perwira Arab menunaikan tugasnya di internal pasukan Israel berlandaskan slogan yang ditanamkan gerakan zionis pada jiwa minoritas Arab di internal Israel. Yaitu moral melakukan pembelaan.
Setiap tentara atau perwira yang rela dengan sebuah negara yang menaunginya itu wajib membelanya dari serangan musuh dari Arab maupun lainnya. Seorang tentara Israel dari warga Arab merupakan warga Israel kelas satu. Ia memiliki status sosial, ekonomi, dan identitas baru Israel.
Terus Bertambah
Penelitian menyebutkan prosentase kaum muslimin bertambah secara bertahap sejak tahun 1948 sampai tahun 1956. Jumlah mereka makin meningkat pada akhir 1960-an dan awal 1970-an. Jumlah tertinggi di awal tahun 2008. Prosentasenya saat ini mencapai 19 % dari keseluruhan penduduk Israel.

Warga Arab terkonsentrasi di kawasan Galil dan Mutsalas. Pihak Israel memberikan identitas keagamaan khusus bagi mereka. Israel juga memberikan pendidikan dan memelihara identitas asal mereka.

Data menyebutkan pasukan perang Israel mencakup 12 ribu warga muslim. Sebanyak 1.120 orang berasal dari Mesir.
Mereka bergabung atas dasar keinginan mereka setelah mereka eksodus ke Israel. Para pemuda Mesir yang bekerja di militer Israel disebut sebagai tentara yang paling loyal dan serius bekerja. Mereka mendapatkan gaji bulanan sekitar 4000 sampai 4500 shekel.

Para perwira dan tentara Arab Israel menunaikan kewajiban mereka sejak sejarah pendirian negara Israel. Usai perang 1967, Presiden Golda Meir memberikan tanda penghormatan kepada para perwira dan pasukan Israel dari kaum muslimin Arab atas keberanian dan kepahlawanan mereka

Sumber: http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/12/08/01/m82b2b-riset-ribuan-muslim-jadi-tentara-israel

Minggu, 27 Juli 2014

Obama: Kami Dukung Agresi Militer Israel ke Gaza



Liputan6.com, Washington DC - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mendeklarasikan dukungannya atas agresi militer yang dilancarkan Israel ke Gaza, Palestina. Menurut dia, langkah itu perlu dilakukan Israel untuk mempertahankan diri dari serangan roket Hamas Palestina.

"Kami mendukung upaya militer mereka (Israel) untuk memastikan roket dari Hamas tidak meluncur," ujar Obama dalam konferensi pers di Gedung Putih, Washington DC, seperti dimuat Fox News, Sabtu (19/7/2014).

Dia menjelaskan, tidak akan ada negara yang ingin negaranya terus-terusan diserang roket dari perbatasan dan serangan dari terowongan militan. Sama halnya dengan Israel. Namun demikian, Presiden ke-44 AS itu juga mendesak Israel untuk meminimalkan serangan yang memicu korban jiwa di Gaza. 

"Saya juga tegaskan Amerika Serikat dan sekutu kami sangat memperhatikan risiko bertambahnya warga tak bersalah yang menjadi korban jiwa," kata Obama.

"Bagi saya, serangan militer ini merupakan operasi yang dilakukan untuk membuat kesepakatan terkait serangan terowongan (Hamas). Dan kami berharap, risiko jatuhnya korban jiwa bisa dikurangi," tandas Obama.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya menurunkan ribuan tentara beserta persenjataan militer ke daratan Gaza. Dia juga menegaskan, pihaknya akan memperluas serangan darat untuk menghancurkan terowongan yang dibangun Hamas untuk menyerang Israel.

"Tadi malam (Kamis), kita mulai operasi darat untuk menghancurkan terowongan yang menghubungkan jalur Gaza ke Israel. Dan tidak mungkin kita bisa menghancurkannya hanya dari udara," ujar Netanyahu, seperti dimuat BBC.

Sementara, Presiden Palestina Mahmoud Abbas mendesak Israel menghentikan operasi daratnya di Jalur Gaza. Karena tindakan itu akan menyebabkan lebih banyak korban jiwa dan merumitkan usaha-usaha untuk menghentikan konflik itu.

"Israel harus menghentikan operasi daratnya di Jalur Gaza," kata Abbas dalam satu pidato di hadapan kelompok intelektual Mesir dan wartawan di Kairo, yang dikutip MENA. "Operasi ini hanya akan menyebabkan lebih banyak pertumpahan darah dan merumitkan untuk menghentikan agresi (Israel)."

Konflik Israel dan Palestina terbaru ini dipicu oleh kasus penculikan. Sebelumnya tiga pemuda Israel tewas usai diculik kelompok yang disebut berasal dari Hamas. Kemudian remaja Palestina diculik dan dibakar hidup-hidup hingga berujung saling serang antara Hamas dan Israel.
- See more at: http://news.liputan6.com/read/2080138/obama-kami-dukung-agresi-militer-israel-ke-gaza#sthash.RC8UqyI4.dpuf


Hillary Clinton Tolak Israel Dicap Pelaku Kejahatan Perang

Hillary Clinton Tolak Israel Dicap Pelaku Kejahatan Perang
Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Hillary Clinton. | (Reuters)
WASHINGTON - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Hillary Clinton angkat bicara soal tuduhan Komisi Tinggi HAM PBB yang menyebut Israel melakukan kejahatan perang di Gaza.
 
Wanita yang jadi kandidat kuat calon presiden AS tahun 2016 mendatang tersebut menolak tuduhan yang menyudutkan Israel tersebut. (Baca: PBB Investigasi Kejahatan Perang Israel di Gaza)
 
Tuduhan Israel melakukan kejahatan perang disampaikan Komisaris HAM PBB, Navi Pillay. PBB pun melalui pemungutan suara sepakat melakukan investigasi independen untuk mencari bukti-bukti yang menguatkan tuduhan bahwa Israel melakukan kejahatan perang di Jalur Gaza selama invasi Israel 18 hari terakhir.
 
”Saya berpikir bahwa Israel berada dalam posisi yang sangat sulit. Kita tahu, Hamas. Rudal dan unit komando mereka dikontrol di wilayah sipil,” kata Hillary Clinton, seperti dikutip CNN, semalam (25/7/2014).
 
“Sekarang, beberapa dari itu hanya geografi. (Gaza) ini adalah daerah yang sangat kecil, sangat padat penduduk. Tetapi beberapa dari itu adalah pilihan yang disengaja oleh Hamas,” lanjut istri mantan Presiden Bill Clinton itu.
 
Namun, tidak tidak bisa mengelak jika korban invasi Israel mayoritas adalah warga sipil yang tidak bersalah. Terutama, dari mereka adalah anak-anak

Arab saudi berada di belakang upaya melucuti hamas


Riyadh -- Tanyakan kepada pejabat Palestina mengapa Presiden Mahmoud Abbas tidak pernah bertemu Raja Abdullah bin Abdul Azis dari Arab Saudi?

Anda pasti akan mendapat jawaban singkat; "Dingin." Lainnya menjawab seraya tertawa; "Pastinya dingin politik."

Jika tidak Mahmoud Abbas yang enggan bertemu, Raja Abdullah menggunakan alasan kesehatan untuk membatalkan pertemuan. Padahal, Raja Abdullah sangat menderita dengan beredarnya spekulasi, setiap kali terjadi pembatalan pertemuan.

Riyadh menutup pintu bagi Hamas, karena tidak ingin penguasa Jalur Gaza itu menjadi cabang Ikhwanul Muslimin. Lebih dari itu, Arab Saudi berniat melucuti kelompok perlawanan Palestina berapa pun biayanya.

Belakangan, Riyadh memimpin upaya ini, dengan Mesir dan Uni Emirat Arab sebagai pelaksananya. Semua langkah ini dikoordinir langsung oleh Amerika Serikat dan Israel.

Tidak sulit membuktikan dugaan ini. Caranya, baca usulan gencatan senjata yang diajukan Mesir, yang bermaksud melucuti senjata Hamas. Usulan ini disetujui, atau bahkan dipaksakan AS, seraya Israel terus membunuh anak-anak dan wanita Palestina.

Hamas relatif hanya bergantung pada Turki dan Qatar. Di level diplomatik, Turki rela mengorbankan hubungannya dengan Mesir. Sedangkan Qatar menyediakan kebutuhan finansial bagi seluruh rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Informasi terakhir, menurut situs Al-akhbar, Riyadh menyusun proposi baru dengan maksud melucuti Hamas dan Jihad Islam. Perlucutan dilakukan dengan cara mengirim tentara ke Rafah, dengan iming-iming uang. Semua itu dibungkus dengan semangat rekonsiliasi.

Mahmoud Abbas melihat dirinya akan melakukan bunuh diri politik jika menerima usulan Riyadh. Alih-alih rekonsiliasi, Abbas melihat yang sedang dilakukan Arab Saudi adalah melemahkan perlawanan Palestina dan memicu perang saudara antara Hamas dan Jihad Islam.

Abbas telah memberi tahu Hamas dan Jihad Islam soal ini. Ia juga mengatakan serangan Israel tidak dimaksudkan untuk melemahkan rekonsiliasi, tapi memaksa Hamas menerima usulan gencatan senjata yang diajukan Mesir.

Qatar juga melihat niat terselubung Riyadh. Saat berkunjung ke Arab Saudi, 23 Juli lalu, Emir Qatar Tamim bin Hamad al-Thani mempersingkat pembicaraannya dengan Raja Abdullah, dan segera kembali ke Doha.

Al-Thani tahu Arab Saudi dan Mesir sedang berupaya melucuti Hamas. Jika Hamas bersedia, Riyadh berusaha membayar kompensasi seluruh korban tewas dan terluka.

Bagi Qatar, tidak sulit mencari bukti semua ini. Pernyataan Shaul Mofaz -- menteri pertahanan Israel -- pada 20 Juli adalah salah satunya.
Saat itu, kepada jaringan televisi Channel 10 Mofaz mengatakan bahwa tidak mungkin bagi Israel mendemiliterisasi Gaza, dan melucuti paksa Jihad Islam dan Hamas. Perlu upaya diplomatik dan ekonomi komprehensif, dan Arab Saudi serta Uni Ermirat Arab dalam memainkan peran penting dalam penyediaan dana untuk melaksanakannya.

Fakta lain adalah pernyataan Amos Gilad, mantan Direktur Biro Urusan Politik-Militer Kementerian Pertahanan Israel, bahwa kerjasama Israel dengan Mesir dan negara Teluk sangat unik. Ia juga mengatakan, ini adalah periode terbaik hubungan diplomatik Tel Aviv dengan Arab.

Sumber-sumber Hamas dan Jihad Islam di Jalur Gaza membenarkan adanya tawaran murah hati dari negara-negara Teluk untuk Abbas, sebagai imbalan perlucutan senjata, mencabut blokade ekonomi, rencana pembangunan komprehensif Jalur Gaza dan Tepi Barat.

Satu hal yang tidak dilihat Riyadh, Kairo, dan negara-negara Teluk lainnya, adalah Jihad Islam, Hamas, dan faksi-faksi perlawanan, kini semakin kuat dan mampu bertahan dari gempuran Israel dan melakukan perlawanan dalam perang darat.

Menlu AS John Kerry yang justru melihat semua itu. Dalam wawancara dengan CNN, Kerry secara terbuka mengatakan Hamas bukan lagi pejuang amatiran.
Di medan tempur, setelah kehilangan 12 serdadunya dalam pertempuran darat Minggu lalu, juru bicara militer Israel Letkol Peter Lerner mengatakan; Hamas saat ini adalah pasukan yang menjalankan latihan ekstensif, suplai senjata yang baik, dan mampu bertempur dengan motivasi dan disiplin tinggi."

Kepada pers internasional yang dikutip situs Alalam.ir, Lerner juga mengatakan, "Kami tengah menghadapi lawan tangguh di medan perang."

Ketika Hamas dan Jihad Islam menolak semua usulan gencatan senjata, Israel terus membunuh dan membunuh. Namun, negeri Yahudi tersebut bukan satu-satunya yang bertanggung jawab atas kekejian itu. Tangan pemimpin Arab Saudi, Mesir, AS, dan UEA, juga berlumur darah bocah-bocah Palestina.

Sabtu, 26 Juli 2014

66 Alasan dan Fakta Kenapa Amerika Membantu Israel dan Membelanya

Ayo kita ketahui apa dan mengapa muncul alasan Amerika membela Israel dan selalu membantu Israel untuk menyerang Palestina. Dan jangan pernah mengharap Amerika mau membantu Palestina, karena itu mustahil.
Ketika masyarakat dunia menentang dan mengutuk serangan Israel ke Palestina yang telah mengakibatkan banyak korban jiwa yang mayoritas adalah warga sipil. Disaat yang sama Obama, Presiden Amerika Serikat membela Israel, dan mengatakan bahwa Israel mempunyai hak untuk membela diri dari serangan roket Hamas-Palestina. Anda bisa googling untuk menemukan informasi itu benar atau tidak.
Menurut pantaun silontong, ada beberapa hal mengapa Amerika selalu membantu Zionis Israel. Jika kita merujuk kepada aspek sejarah, maka kita akan memahami mengapa ‘Gedung Putih’ selalu berpihak kepada Israel, sedikitnya ada 66 fakta sejarah yang bisa dijadikan referensi.
Seperti dilansir dari eradajjal.blogspot.com yang merilis hubungan emosional Amerika dan Israel dalam lintasan sejarah.
Banyak bukti keberpihakan Amerika kepada Israel dan sudah diketahui oleh Ummat Islam diseluruh Dunia
#1- Sesaat setelah perjanjian Balfour di tandatangi pada tanggal 2 Februari 1917, presiden Amerika langsung memberikan konfrensi pers: “saya pribadi dan atas nama presiden, sangat bangga dengan sikap Negara koalisi dan rakyatnya yang setuju dengan berdirinya Negara komonoleth yahudi Israel di Palestina dan saya sendiri mendukung secara mutlak berdirinya Negara Israel “.
#2- Pada tanggal 11 September 1922: senator dan konggres Amerika mengeluarkan keputusan tentang dukungan penuh mereka atas berdirinya Negara Israel di Palestina untuk menampung bangsa yahudi yang tersebar di dunia.
#3- Pada tanggal 11 Mei 1942: konfrensi zionis internasional di selenggarakan di hotel Baltimore New York yang mengeluarkan keputusan bersama untuk merubah Palestina menjadi Negara yahudi, mengusir semua warga arab yang ada di dalamnya dan kalau mereka menolak atau melakukan perlawanan, maka harus di atasi dengan kekuatan militer. Melihat keputusan itu, Presiden Amerika pada waktu itu Roosevelt langsung memberikan dukungan atas hasil konferensi zionis itu.
#4- Pada tanggal 16 Maret 1945: Presiden Amerika Roosevelt mengadakan pertemuan dengan salah satu Ketua Zionisme DR. Stephan Weiz. Melalui pertemua itu Presiden Amerika menjelaskan bahwa sesungguhnya ia sebagai presiden sudah mempunyai sikap yang jelas dan tegas terhadap rencana zionisme yang sudah ditulis dalam surat resmi pada Oktober 1944. Surat itu sendiri dikirim langsung kepada salah satu anggota Konggres dari partai Demokrat di wilayah New York. Dalam surat itu ditegaskan tentang semua program kerja partai Demokrat khusus nya untuk tahun 1944, khususnya tentang sikap mereka terhadap program eksodus dan migrasi yahudi ke Palestina dan mendirikan Negara yahudi di Palestina.
#5- Pada tanggal 16 Agustus 1945: Presiden Amerika Truman memberikan dukungan penuh untuk mengeksodus sebanyak mungkin orang yahudi ke Palestina, hal itu ia sampaikan dalam sebuah konferensi pers.
#6- Pada tanggal 31 Agustus 1945: Presiden Amerika Truman mengirim surat resmi kepada Perdana Menteri Inggris Clamant Attlee, yang isinya meminta kepadanya agar segera mengizinkan 100 ribu yahudi yang selamat dari ancaman pemusnahan Hitler dan kabur ke Inggris untuk segera di kirim ke Palestina.
#7- Pada tanggal 5 Mei 1946: Presiden Amerika Truman menekan Perdana Menteri Inggris untuk menerima 100 ribu pendatang yahudi di Palestina dan Amerika menjanjikan akan membantu proses eksodus mereka dengan mendatangkan kapal laut yang besar untuk mengangkut semua yahudi itu.
#8- Pada tanggal 14 Oktober 1946: Truman juga mengeluarkan surat keputusan yang isinya menganjurkan semua orang yahudi ke Palestina tanpa menunggu hasil akhir proses politik dan militer tentang penjajahan Palestina oleh Inggris.
#9- Pada tanggal 29 November 1947: Amerika Serikat melakukan tekanan intensif kepada beberapa Negara, untuk mendukung voting pemecahan Palestina untuk menjadi dua wilayah antara yahudi dan bangsa arab. Delegasi Negara-negara yang mendapat tekanan Amerika adalah Haiti, Liberia dan lainnya. Yang seandainya Negara-negara tersebut menolak pembagian Palestina, maka rencana itu akan gagal.
#10- Pada tanggal 14 Mei 1948: hanya berselang 10 menit terbentuknya Negara Israel , Presiden Amerika Truman langsung mengumumkan sikap resmi negaranya dengan mengakui Negara Israel dan langsung membuka hubungan diplomatic secara resmi.
#11- Pada tanggal 29 Mei 1965: Komisi Hubungan Luar Negeri di Konggres Amerika memutuskan untuk mengurangi bantuan kepada pengungsi Palestina sebesar 5%.
#12- Pada tanggal 12 Juni 1966: pemerintah Amerika serikat menekan Badan Keamanan PBB agar menghentikan bantuan kemanusiaan kepada pengungsi Palestina yang melakukan pelatihan militer dan membentuk milisi perlawanan kepada Israel . dan menghapus semua nama mereka dan keluarganya yang mengikuti latihan dan pendidikan militer dari daftar nama yang berhak atas bantuan kemanusiaan dari UNHCR.
#13- Pada tanggal 2 Agustus 1966: Presiden Amerika Johnson menjelaskan bahwa politik Amerika Serikat akan terus mendukung eksistensi Israel dan akan membantunya untuk menjadi Negara super power di kawasan Timur Tengah.
#14- Pada tanggal 3 Oktober 1966: Amerika Serikat mengajukan proyek perdamaian antara Suria dan Israel dan tuntutan agar keduanya jangan melakukan hal-hal yang akan menjadikan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah memanas. Melihat kelicikan yang diinginkan oleh Amerika itu, akhirnya Uni Sovyet menggunakan hak vetonya untuk menjegal rencana Amerika.
#15- Pada bulan January 1979: Presiden Amerika dalam sebuah pertemuannya dengan para tokoh terkemuka zionis Amerika menegaskan bahwa Negara paman sam itu sampai sekarang tidak akan membuka peluang pembicaraan dengan PLO (Palestine Liberation Organization).
#16- Pada tanggal 7 Juni 1982: beberapa politisi Amerika yang dipimpin oleh Wakil Presiden melakukan lobby untuk menggagalkan resolusi sanksi bagi Israel .
#17- Pada tanggal 12 Juni 1982: Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Alexander Heed menegaskan bahwa negaranya tidak akan menekan Israel untuk keluar dari Lebanon.
#18- Pada tanggal 15 Oktober 1982: pemerintah Amerika memutuskan untuk menghentikan bantuannya kepada IMF karena mereka lebih focus untuk membantu perekonomian Israel .
#19- Pada tanggal 11 Desember 1982: salah seorang juru bicara hubungan luar negeri Amerika menegaskan bahwa hubungan diplomasi antara Israel dan Amerika masih tetap berjalan dengan baik.
#20- Pada tanggal 21 February 1983: Presiden Amerika Ronald Regan meminta kepada seluruh Negara-negara Arab agar menerima eksistensi Israel sesuai dengan realitas yang ada.
#21- Pada tanggal 19 Oktober 1983: Amerika mengancam akan keluar dari DK PBB dan akan menghentikan bantuan financialnya kepada Badan Dunia itu, kalau DK PBB tidak menerima usulan dari delegasi Israel .
#22- Pada tanggal 19 Oktober 1983: pemerintah Amerika menjelaskan bahwa mereka memutuskan untuk meningkatkan hubungan diplomasinya dengan Israel dengan menutup semua perbedaan persepsi dalam peranan Israel di Lebanon.
#23- Pada tanggal 12 November 1983: Presiden Amerika Ronald Regan menegaskan kepada Perdana Menteri Israel sikap Washington yang tetap konsisten dalam menjaga keamanan Israel
#24- Pada tanggal 4 Desember 1983: Ronald Regan kembali menegaskan hubungan diplomasi kedua Negara yang terus membaik. Dan sikap negaranya yang akan terus membantu menjaga keamanan Israel dan melawan semua hal yang mengancam keamananannya.
#25- Pada tanggal 20 September 1984: Amerika mengancam akan keluar dari Forum Kesatuan Parlemen internasional kalau forum itu mengeluarkan keputusan yang mengecam Israel dengan menyebutnya sebagai Negara rasisme.
#26- Pada tanggal 1 Oktober 1984: Konggres Amerika menyetujui untuk memindahkan Keduataan Besar mereka dari kota Tel Aviv ke kota Jerusalem di Palestina.
#27- Pada tanggal 28 Oktober 1984: dalam sebuah seminar yahudi Amerka Presiden Ronal Regan menegaskan bahwasanya Israel adalah Negara koalisi strategis dan sahabat Amerika. Dalam kesempatan itu juga, Regan mengecam orang yang menyamakan Israel dengan Negara rasis, karena menurutnya justru dengan berdirinya Israel , yahudi di dunia bisa kembali kepada hokum mereka secara orisinalitas yang mereka tegakan di atas tanah yang sudah dijanjikan Tuhan kepada bangsa itu.
#28- Pada tanggal 15 Mei 1985: Menteri Luar Negeri Amerika menegaskan bahwa Washington akan terus menghalangi usaha sebagian kalangan untuk membentuk Negara Palestina merdeka.
#29- Pada tanggal 30 September 1985: Ronald Regan menyetujui aksi militer Israel terhadap rumah kediaman ketua PLO di Tunisia sebagai bagian melindungi diri dari aksi teroris.
#30- Pada tanggal 18 February 1986: Amerika menolak permintaan ketua PLO agar Amerika mengakui hak bagi rakyat Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri.
#31- Pada tanggal 16 February 1987: Presiden Ronal Regan memberikan hak istimewa kepada Israel dalam kesatuan Negara-negara Atlantik walaupun Israel bukan anggota Negara atlantik.
#32- Pada tanggal 16 February 1988: Juru Bicara Gedung Putih menyatakan bahwa politik Amerika tetap pada persepsi lamanya tentang hakikat perdamaian di Timur Tengah yaitu semua rakyat Palestina dan bangsa arab dan muslim agar melepaskan tanah Palestina kepada Israel , kalau itu terpenuhi, maka berarti perdamaian di kawasan itu akan cepat terwujud.
#33- Pada tanggal 1 Maret 1988: salah satu Organisasi Amerika di bawah PBB meminta agar menghapus keanggotaan PLO dan kantornya di PBB. Mereka juga menuntu agar menyeret seluruh anggota PLO ke pengadilan internasional.
#34- Pada tanggal 10 Maret 1988: Pemerintahan Amerika secara sepihak menutup kantor perwakilan PLO di PBB yang mereka berlakukan sejak tanggal 21 Maret 1988. keputusan itu tanpa memperhatikan semua kesepakatan internasional.
#35- Pada tanggal 17 Mei 1988: Presiden Amerika Ronald Regan dan Menteri Luar Negeri George Solutes menegaskan bahwa sulosi terakhir dari konflik di Palestina terletak pada keseriusan bangsa arab untuk melepaskan tanah Palestina untuk bangsa yahudi.
#36- Pada tanggal 27 Juli 1988: Konggres Amerika menyetujui keputusan pemerintah untuk memindahkan kedutaan Besar mereka dari kota Tel Aviv ke AL Quds (Jerusalem).
#37- Pada tanggal 28 Juli 1988: Konggres Amerika menyetujui alokasi biaya pembangunan dua gedung keduataan Amerika di Tel Aviv dan Jerusalem.
#38- Pada tanggal 12 Juli 1988: Dewan Pimpinan Pusat Partai Republik menolak terbentuk Negara Palestina merdeka.
#39- Pada tanggal 5 Oktober 1988: pemerintah Amerika memutuskan untuk memberikan Kekebalan Diplomasi kepada anggota utusan militer Israel di Washington.
#40- Pada tanggal 2 November 1988: salah seorang pembantu Presiden George Bush menyatakan bahwa koalisi strategis antara Amerika dan Israel merupakan kunci utama perdamaian di kawasan Timur Tengah, tetapi walaupun demikian Bush tetap mempunyai sikap yang tidak akan berubah untuk menolak terbentuknya Negara Palestina merdeka.
#41- Pada tanggal 15 November 1988: Departemen Luar Negeri Amerika mengumumkan bahwa Amerika tidak setuju dengan susulan pembentukan Negara Palestina merdeka, karena hal itu berarti mengakui kepastian masa depan wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza. Padahal kedua wilayah itu masih ada dalam persengketaan antara Israel dan Palestina yang baru bisa diselesaikan dalam meja perundingan.
#42- Pada tangga; 25 November 1988: Amerika melarang pemimpin PLO yang mereka akui sebagai presiden Palestina untuk masuk ke Amerika guna memberikan sambutan dalam sidang umum DK PBB.
#43- Pada tanggal 30 November 1988: mayoritas anggota DK PBB dengan suara voting 151 suara mengakuai resolusi tentang pengakuan hak bagi Pemimpin PLO Yaser Arafat untuk berpartisipasi dalam pertemuan anggota DK PBB. Tetapi Amerika dan Israel menolak resolusi itu dengan alasan karena Yaser Arafat tidak mendapatkan visa dari pihak keimigrasian Amerika.
#44- Pada tanggal 1 Mei 1989: pemerintah Amerika menegaskan tetap menolak keanggotaan Palestina dalam WHO (World Health Organization) sebagai anggota tetap dalam organisasi itu.
#45- Pada tanggal 15 Mei 1989: Konggres Amerika menyetujui untuk menghentikan semua bantuan financial bagi PBB dan bantuan kemanusiaan bagi seluruh organisasi di bawah PBB kalau DK PBB mengakuai keanggotaan Palestina dalam dewan.
#46- Pada tanggal 22 Juni 1989: Presiden Amerika George Bush menegaskan kepada anggota Konggres yang mendukung Israel bahwa Amerika akan tetap memberikan dukungan penuh kepada Israel baik secara financial, politik, diplomasi dan juga militer.
#47- Pada tanggal 7 February 1990: Presiden Amerika George Bush menekan Uni Soviet agar meresmikan hubungan diplomatic dengan Israel dan memberikan izin kepada yahudi Uni Soviet untuk migrasi ke Israel melalui jalur penerbangan langsung dari Moscow ke Tel Aviv dengan biaya pemerintah Uni Soviet.
#48- Pada tanggal 22 February 1990: dari 100 senator, 84 diantaranya mendukung Israel untuk menjadikan kota Al Quds (Jerusalem) sebagai Ibukota Negara yahudi itu.
#49- Pada tanggal 3 April 1990: Presiden Amerika George Bush mengumumkan dukungannya terhadap proyek eksodus dan migrasi yahudi Uni Soviet ke Palestina. yang menurutnya proses migrasi itu merupakan kejadian yang bersejarah dalam abad modern ini sebagai bukti keseriusan Amerika untuk memberikan pembelaan terhadap Hak Asasi Manusia bagi setiap insane atas hak-haknya terutama bangsa yahudi agar mendapatkan hak kembali di Palestina. selain itu Bush tetap menerukan tekanannya kepada Uni Soviet agar memberikan fasilitas penerbangan langsung Moscow Tel Aviv.
#50- Pada tanggal 23 April 1990: Konggres Amerika menyetujui usulan Israel untuk menjadikan kota Al Quds sebagai Ibukota Israel .
#51- Pada tanggal 18 Juni 1990: Konggres Amerika Serikat menyetujui resolusi yang sudah disepakati oleh Senator yang menuntut agar semua anggota DK PBB untuk menghapus resolusi PBB yang menyamakan antara Negara Israel dengan rasisme.
#52- Pada tanggal 19 Juni 1990: Konggres Amerika dan anggota senat meminta kepada pemerintah Amerika agar menekan seluruh anggota PBB dan DK PBB agar segera melakukan sidang umum untuk menghapuskan resolusi PBB tahun 1975 yang menyatakan Israel sebagai Negara rasis.
#53- Pada tanggal Desember 1990: DK PBB mengundur pelaksanaan sidangnya tetang proses perdamaian Timur Tengah karena tuntutan Amerika untuk menghapus pasal dalam resolusi PBB tentang pernyataan rasisme Israel .
#54- Pada tanggal 12 Desember 1990: Pemerintah Amerika menjanjikan terhadap Moscow untuk memberikan pinjaman sebesar 1 milyard US dollar atas jasanya menerbangkan 360 ribu yahudi Uni Soviet pada tahun 1989.
#55- Pada tanggal 19 Juni 1991: Konggres Amerika mengancam akan menghentikan bantuan militernya kepada Jordania dan mengembargonya kalau tidak mengakui eksistensi Israel dan melakukan pertemuan perundingan dengan Negara yahudi itu sebagai usaha perdamaian antara kedua Negara.
#56- Pada tanggal 14 Juli 1993: Menteri Pertahanan Amerika mengeluarkan pernyataan bahwa Amerika tetap terikat untuk terus membantu Israel secara intensif dan berkelanjutan dalam menghadapi setiap ancaman terhadap Negara itu. Selain itu Amerika juga akan terus meningkatkan hubungan diplomatic strategisnya dengan Israel , agar keamanan Israel tetap terjamin.
#57- Pada bulan Oktober 1995: Konggres dan Parlemen Amerika mengeluarkan keputusan yang berisi bahwa salah satu kebijakan politik luar negeri Amerika yang harus segera direalisasikan adalah eksistensi kota Al Quds (Jerusalem) sebagai Ibukota Israel dan harus segera memindahkan kedutaan besar Amerika ke kota itu dari Tel Aviv paling lambat akhir Mei 1999.
#58- Pada tanggal 14 February 1997: Perdana Menteri Israel Netanyahu sangat marah dengan penjualan 100 pesawat tempur F 16 Amerika kepada Arab Saudi. Menurutnya kalau penjualan pesawat terlaksana, berarti Amerika tidak konsisten dengan kerja sama strategis Israel Amerika dan masih menurutnya pula penjualan pesawat tempur canggih kepada selain Israel di kawasan Timur Tengan akan mengancam perdamaian di kawasan itu. Melihat reaksi keras seperti itu, maka Presiden Amerika Serikat Bill Clinton langsung menghubungi Netanyahu untuk meyakinkan bahwa penjualan pesawat tempur F 16 kepada Arab Saudi akan dibatasi oleh kepentingan keamanan Israel sendiri dan menurutnya sejauh ini kerja sama militer Washington – Riyadh justru untuk menjaga keamanan Israel dari segala ancaman Negara yang tidak simpatis dengan Israel . pada kesimpulannya, Clinton berusaha meyakinkan Netanyahu bahwa Amerika tidak akan membiarkan Arab Saudi untuk menggunakan F 16 – nya sebagai alat untuk menyerang Israel .
#59- Pada tanggal 8 Oktober 1997: Menteri Luar Negeri Amerika Madeline Albright mengumumkan daftar gerakan dan organisasi perlawanan Palestina yang dikategorikan sebagai gerakan teroris: Harokah Muqowamah Islamiyah (Hamas), Hizbullah Lebanon, Jihad Islami, Front Pembebasan Rakyat Palestina, Qiyadah Ammah, Front Kemerdekaan Palestina, Milisi Nayeef Hawatimah dan Milisi Abu Nidhal.
#60- Pada tanggal 28 April 1998: Bill menyambut hangat dan gembira peringatan berdirinya Negara Israel yang ke 50. dalam acara peringatan yang dilaksanakan di halaman Gedung Putih, ia memberikan sambutan dengan mengatakan: “kita bangsa besar Amerika sudah menyaksikan bersama perjalanan sejarah yang sangat membanggakan dalam perjalan bangsa ini, salah satu yang harus membuat kita bangga adalah karena kita merupakan Negara pertama yang mengakui berdirinya Negara Israel “.
#61- Pada tanggal 16 Juni 1998: pasca serangan pejuang Palestina ke pemukiman yahudi, Presiden Clinton langsung memberikan konferensi Pers dengan mengatakan: saya dan atas nama seluruh bangsa Amerika ikut berduka cita yang sedalam-dalamnya terhadap Israel yang pagi tadi mendapat serangan teroris untuk yang kesekian kalinya”.
#62- Pada tanggal 23 Februari 1999: salah seorang pembantu Menteri Luar Negeri Amerika untuk masalah Timur Tengah – dalam sebuah seminar yang diadakan oleh Dewan Yahudi internasional – mengatakan: perdamaian antara Israel dan suria akan sangat membantu kepentingan strategis Amerika di kawasan itu.
#63- Pada tanggal 13 Juni 1999: pemerintah Otoritas Palestina menyetujui untuk mengundurkan Konferensi Jenewa tentang pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan oleh Israel , karena mendapat tekanan kuat dari Washington. Dalam anggota konggres sendiri sekitar 365 di antara mereka mendukung kebijakan politik Menteri Luar Negeri Amerika yang menentang konferensi itu dan hanya 5 orang yang mendukung terlaksananya konferensi. Selian itu anggota konggres juga menekan Sekjen PBB Koffi Annan dan pemerintah Swiss untuk tidak membantu dan memfasilitasi berlansungnya konferensi itu.
#64- Pada tanggal 20 January 2000: Perdana Menteri Israel Ehud Barak meminta kepada Presiden Amerika Bill Clinton untuk secara intensif menghentikan segala bentuk perlawanan Palestina yang merepotkan Israel khususnya di selatan Lebanon.
#65- Pada tanggal 30 Juni 2000: Presiden Amerika Bill Clinton mengancam akan merevisi sikap dan hubungan Amerika dengan rakyat Palestina kalau merekamengumumkan Negara Palestina merdeka secara sepihak.
#66- Selama masa kepresidenan Bush Junior (George Walker Bush) sampai bulan Maret 2003 ini telah mengeluarkan sekitar 150 kebijakan politik khususnya dalam negeri untuk membantu menanggulangi krisis ekonomi dan politik Israel dan 150 resolusi yang mengenyampingkan hak-hak rakyat Palestina terhadap tanahnya.Bahkan lebih dari itu, dalam setiap resolusi itu, Amerika terus mengecam aksi perlawanan rakyat Palestina terutama aksi bom syahid. Mereka juga telah memasukan Jihad Islami, Hamas, Hizbullah dan hampir semua pergerakan perlawanan Palestina dalam daftar organisasi teroris internasional yang akan diperangi oleh Amerika.Selain itu, mereka juga menangkapi puluhan warga arab yang bermukim di AS sejak puluhan tahun silam. Di antara mereka yang ditangkap adalah DR Sami Al Aryan yang berasal dari Palestina dengan tuduhan mendukung gerakan perlawanan Palestina baik politik ataupun dukungan financial. Selain itu Amerika jug sering kali menggunakan hak vetonya di DK PBB untuk menjegal semua resolusi Dewan yang merugikan Israel walaupun resolusi itu hanya sebatas mengutuk tindakan Israel terhadap rakyat Palestina dan Lebanon pada masa tahun itu.
Itulah beberapa sejarah yang ada, dan wajar jika sikap Obama saat ini memihak Israel, karena Obama sendiri pun ternyata sebagai orang Yahudi juga.
Sumber: http://silontong.com/2014/07/16/66-alasan-dan-fakta-kenapa-amerika-membantu-israel-dan-membelanya/

30 Kejahatan & Foto Kekejaman Yahudi Yang Jarang Diketahui


SAVE PALESTINE FOREVER




30 Kejahatan  & Foto Kekejaman Yahudi Yang Jarang 
 Diketahui






Spoiler for 1:

Tahukah Agan bahwa penduduk Palestina yang menetap di kawasan Israel harus menggunakan kendaraan dengan cat dan warna khusus untuk membedakan antara ras Yahudi dan selain Yahudi? [Warnya dirahasiain biar ga dteror ma org israel

Spoiler for 2:

Tahukah Anda bahwa Yerusalem bagian timur, Tepi Barat, Gaza dan dataran tinggi Golan
dianggap oleh masyarakat internasional khususnya barat dan Amerika sebagai kawasan yang
dijajah Israel dan bukan merupakan bagian dari Israel? [Bahkan Sekutu israel aja mengakuin israel itu penjajah tapi diem aja wajar sih namanya sekutu

Spoiler for 3:

Tahukah Anda bahwa Israel mengalokasikan 85% air bersih hanya untuk ras Yahudi dan
Membagikan 15% sisanya untuk seluruh penduduk Palestina yang menetap di kawasan
Israel? Secara realitas, Israel mengalokasikan 85% air bersih hanya untuk 400 penduduk
Yahudi di Hebron, sementara 15% sisanya alokasi kan kepada 120 ribu penduduk Palestina di
daerah itu? [Parah ga cuma diserang lewat lewat darat dan udara tapi sampe aer di sabotase

Spoiler for 4:

Tahukah Anda bahwa Amerika mengalokasikan 5 milyar US$ dari penghasilan pajaknya setiap tahunnya untuk menyumbang Israel? [1$ = Rp.8.600 X 5.000.000.000 = banyak gmn ga israel punya persenjataan lengkap klo dpt dana sebanyak ini

Spoiler for 5:

Tahukah Anda bahwa Amerika terus memberikan bantuan militer kepada Israel sebesar 1,8 milyar US$ setiap tahunnya? Dan tahukah Anda bahwa jumlah sebesar itu sama dengan sumbangan Amerika kepada seluruh Negara di benua Afrika? [ternyata 5M$ diatas bukan buat biaya perang..ternyata ada tambahan lagi 1.8M$

Spoiler for 6:

Tahukah Anda bahwa Israel juga menunggu bantuan perang tambahan sebesar 4 milyar US$ dari Amerika yang terdiri dari pesawat tempur F 16, Apache dan Blackhawk? Dan karena Amerika merupakan Negara koalisi utama bagi Israel, maka ia wajib memberikan semua fasilitas yang diminta Israel untuk menjamin eksistensinya.

Spoiler for 7:

Tahukah Anda bahwa pemerintah Amerika telah menekan Kongres tentang pelanggaran Israel dalam penggunaan senjata yang mereka sumbang kan? Khususnya a pada tahun 1978, 1979 dan tahun 1982 pada perang di Lebanon dan penggunaan senjata nuklir pada tahun 1981.[lagi2 amrik yg ada dibalik usilnya tangan israel slama ini.mereka melarang nuklir tapi malah make


Spoiler for 8:

Tahukah Anda bahwa Israel adalah satu-satunya Negara di Timur Tengah yang menolak menandatangani larangan pengembangan senjata nuklir? Dan menolak Tim Investigasi
PBB untuk memeriksa tempat persembunyian nuklir nya?[tapi PBB diem aja klo Irak mpe di acak2

Spoiler for 9:

Tahukah Anda bahwa sebelum berdirinya Israel pada tahun 1948, sudah memiliki pabrik
Pengembangan senjata nuklir?[Pasti di amrik ya kebaca]


Spoiler for 10:

Tahukah Anda bahwa Perwira Tinggi Israel di Departemen Perang mengakui secara terang-terangan bahwa militer Israel membunuh semua tahanan perang Palestina tanpa proses pengadilan?[Lagi2 HAM ga berlaku buat rakyat palestina]

Spoiler for 11:

Tahukah Anda bahwa Israel meledak kan tempat kediaman Diplomat Amerika dan menyerang kapal perang Amerika Liberty di perairan internasional pada tahun 1967? Walaupun serangan itu menewaskan 33 tentara Amerika dan melukai 177 lainnya, tetapi Amerika sama sekali tidak melakukan tindakan apapun terhadap Israel? Hanya dengan alasan bahwa tentara Israel salah sasaran?[Amrik emang aneh rela mengorbankan rakyatny demi negara usil 1 ini

Spoiler for 12:

Tahukah Anda bahwa Israel merupakan Negara yang paling banyak mengabaikan resolusi DK PBB? Jumlah resolusi yang diabaikan oleh Israel mencapai 69 buah. Bayangkan seandainya satu Negara Islam mengabaikan 1 resolusi PBB, apa yang akan dilakukan oleh Amerika?[DORRR! serang itu lah yg terjadi di Irak dan afganistan]

Spoiler for 13:

Tahukah Anda bahwa pemerintah Israel menggunakan system politik konservasi terhadap identitas ras Yahudi agar tetap menjadi warga Negara itu?

Spoiler for 14:

Tahukah Anda bahwa Mahkamah Agung Israel telah menetapkan Perdana Menteri Ariel Sharon sebagai tersangka dalam kasus pembantaian Shabra dan Syatilla pada 16 September 1982 di Lebanon yang menewaskan lebih dari 1000 orang Palestina terdiri dari anak-anak, wanita dan orang tua?[tapi ga di apaain]

Spoiler for 15:

Tahukah Anda bahwa pada tanggal 20 Mei 1990, seorang tentara Israel menyuruh para buruh Palestina yang sedang menunggu bus di sebuah halte untuk duduk berbaris di atas tanah, setelah itu ia menembaki mereka dari jarah setengah meter? Tahu pulakah Anda bahwa pemerintah Israel menyatakan tentara itu tidak bersalah dan bahkan mendapat penghargaan khusus dari pemerintah Israel?[mirishttp://static.kaskus.us/images/smilies/berdukas.gif]

Spoiler for Komentar Para kaskuser:

Quote:


lanjut dibawah












Quote:
Spoiler for 16:

Tahukah Anda bahwa sampai tahun 1988, semua pabrik dan kantor di Israel hanya boleh
menempelkan keterangan lowongan kerja dengan perkataan: “lowongan kerja hanya untuk ras Yahudi”, “dicari seorang karyawan dengan syarat ras Yahudi”?[Buktinya rasisnya bangsa yahudi

Spoiler for 17:

Tahukah Anda bahwa Departemen Luar Negeri Israel membayar 6 perusahaan media Amerika untuk memunculkan image positif Israel kepada masyarakat Amerika dan Eropa?[http://static.kaskus.us/images/smilies/capedes.gif bisa bnget politik uang kya Parpol indonesia]

Spoiler for 18:

Tahukah Anda bahwa Sharon mengajak Partai radikal Molodeit untuk menjadi koalisi utama dalam kabinetnya? Padahal partai itu berideologi radikal dengan persepsi pokok
membersihkan Israel dari non ras Yahudi dan pengusiran secara paksa seluruh warga Palestina dari Israel?

Spoiler for 19:

Tahukah Anda bahwa Rahib besar di Israel Ofadya Yusuf yang juga pendiri Partai Syas (partai terbesar ketiga di Israel) mendukung aksi militer Israel untuk menghabisi warga Palestina? bahkan ia mengeluarkan fatwa radikal pada hari raya paskah yang lalu dalam wawancaranya di sebuah jaringan radio terbesar di Israel: “Tuhan akan membalas semua kejahatan warga Arab, Tuhan akan menghancurkan keturunannya, menghabisinya dan menghancurkan tanahnya dan Tuhan akan membalas mereka dengan siksaan yang pedih. Karenanya dilarang semua ras Yahudi untuk memberikan rasa kasih sayang kepada warga Arab, dan wajib bagi setiap Yahudi untuk menembakkan rudal dan senjatanya ke arah dada dan kepala setiap warga Arab untuk menghabisinya, karena mereka itu makhluk yang jahat dan terkutuk”……
[Sadis ni org rasis super!!!...http://static.kaskus.us/images/smilies/batas.gif]

Spoiler for 20:

Tahukah Anda bahwa pengungsi Palestina terbesar di dunia?[mereka tersebar di banyak penjuru dunia lebanon.Arab.malaysia.Qatar.indonesia.dll]

Spoiler for 21:

Tahukah Anda bahwa penduduk Kristen Palestina bersatu dengan penduduk Palestina muslim untuk melawan penjajah Yahudi?[Blum tahu nanti dicari tahu http://static.kaskus.us/images/smilies/s_sm_peace.gifbagus bnget ni http://static.kaskus.us/images/smilies/sumbangan/15.gif]

Spoiler for 22:

Tahukah Anda, walaupun Mahkamah Agung Israel sudah mengeluarkan keputusan pelarangan penyiksaan dalam proses pemeriksaan, tetapi Shinbet (Badan Intelijen Israel) tetap terus menyiksa setiap pejuang Palestina dalam proses pemeriksaan nya?[ahh..sepik itu M.A israel..

Spoiler for 23:

Tahukah Anda bahwa walaupun Israel terus mengganggu proses belajar mengajar dan merusak seluruh sarana dan prasarana pendidikan penduduk Palestina, tetapi penduduk Palestina tetap menjadi Negara terbesar di dunia yang penduduknya bergelar doctor (S3)? Hal ini apabila dilihat dari jumlah prosentase penduduknya.[ smoga gara2 ini palestina bisa kembali maju

Spoiler for 24:

Tahukah Anda bahwa Perdana Menteri Israel pertama David ben Gorion sepakat dengan langkah pengusiran secara paksa seluruh ras Arab dari Israel? kaco pdhal ga smuwa ras arab muslim..1 lagi bukti rasisnya bangsa 1 ini

Spoiler for 25:

Tahukah Anda bahwa setiap manusia mempunyai hak yang sama yang dijamin oleh undang-undang HAM internasional yang diterbitkan pada tanggal 10 Desember 1948? Tetapi tahukah Anda bahwa undang-undang itu sama sekali tidak berlaku bagi penduduk Palestina?karena dihalangi dengan ditandatanganinya kesepakatan OSLO?
[PBB seakan menganggap Palestina bukan manusia

Spoiler for 26:

Tahukah Anda bahwa mayoritas buku sejarah di dunia mengatakan Negara-negara
Arab yang menyerang Israel terlebih dahulu pada perang tahun 1967? Padahal faktanya, justru Israel yang menyerang Negara-negara Arab terlebih dahulu kemudian mereka merebut kota Al-Quds dan Tepi Barat? Tetapi mereka mengatakan bahwa serangannya itu adalah serangan untuk menjaga diri dan antisipasi?[pinter memutar balikan fakta pdhal paletina diserang tahun 1948

Spoiler for 27:

Tahukah Anda bahwa Israel sebagai Negara penjajah sama sekali tidak terikat dengan konvensi Jenewa untuk menjaga hak-hak dan keselamatan warga sipil Palestina?[Warga sipil dilarang keras dilibatkan dlm medan pertempuran]

Spoiler for 28:

Tahukah Anda bahwa perintah Perdana Menteri Israel Ariel Sharon sudah tidak dituruti lagi oleh militer Israel? Salah satu contohnya adalah ketika ia melarang militer Israel untuk melakukan genjatan senjata dan dilarang menembak, tetapi militer Israel terus menyerang, menembaki rakyat sipil Palestina dan menghancurkan tempat tinggal mereka. Insiden paling memilukan Anda lah pembantaian tiga wanita Palestina, padahal mereka sedang berada dalam tenda pengungsian nya?[ sangat memilukan]

Spoiler for 29:

Tahukah Anda bahwa Israel terus melakukan berbagai usaha untuk menghancurkan Masjid Al Aqsha dan Kubah Shakhrah sejak 50 tahun yang lalu dengan menggali bawah tanah masjid tersebut agar runtuh dengan sendirinya?[pasti nanti dbarengi sama konspirasi lainya.]

Spoiler for 30


Tahukah Anda bahwa Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela mengatakan bahwa Israel adalah Negara racism dan apartheid seperti kondisi Afrika Selatan sebelum ia pimpin?
sumber: http://harmoko1924.blogspot.com/p/30-kejahatan-foto-kekejaman-yahudi-yang.html